Keluarga Harmonis

Keluarga Harmonis Itu Sederhana Saja…..

Kluarga akur itu sederhana saja..
Jk isteri dg mudah dpt mengetahui posisi suami di luar dn apa yg dia kerjakan tnpa suami mrasa ‘dibuntuti’, sedangkan isteri merasa selalu perlu izin suami jika ingin pergi atau mengambil tindakan sesuatu, tanpa merasa dikuasai…

Keluarga damai itu sederhana saja..
Kalau suami dpt memahami jk sewaktu-waktu sang isteri tidak dpt menunaikan kewajiban yang menjadi haknya, dan isteripun mau mengerti kalau sewaktu-waktu sang suami tidak dapat memenuhi kebutuhan yang menjadi hak dirinya..

Keluarga terbuka itu sederhana saja..
Kalau isteri dgn mudah dapat mengetahui isi kantong dan saldo rekening suami tanpa bermaksud mengusai, sedangkan suami dengan mudah mengetahui dan memenuhi kebutuhan isteri untuk rumah tangga dan pribadi

Keluarga ilmiah itu sederhanya saja..
“Ayo ngaji” “ngaji bareng yu” “Nih ada buku bagus, ayo dibaca” “bacaaan cakep neh, sok dilihat” “Jalan2 ke Gramed yuk…..?”

Keluarga asyik itu sederhana saja..
Kalau suami senang membantu keluarga isterinya dan isteri dengan suka hati membantu keluarga suaminya…

Keluarga akrab itu sederhana saja..
Kalau suami senang berkunjung ke rumah ortu isteri dan isteri riang berkunjung ke rumah ortu suami.

Keluarga damai itu sederhana saja..
kalau suami tulus memuji masakn isterinya yg sedap dan di lain wkt dpt bilang dg ringn “Kurang garam nih..” Semntara istri tdk khawatir masaknnya ditolak suaminya, atau bhkn suatu saat dg santai bilang “Bang, hari ini ga masak, kita beli aja ya”

Keluarga hangat itu sedrhana saja..
Jk suami isteri dpt ngobrol panjang ber2an ttg apa saja, yg serius, becanda, kata2an hingga tonjok2an :)

Keluarga rukun itu sedehana saja..
Kalau suami tanpa sembunyi2 dpt melihat akun FB, Twitter, atau HP istri tanpa bermaksud mencari-cari dan isteri tidak merasa dicurigai…. Sedangkan isteri tanpa mencuri2 dpt melihat akun FB, Twitter dan HP suami tanpa suami merasa dimata-matai…

Keluarga kompak itu sederhana..
ketika suami punya pendapat A sedangkan si istri punya pendapat B, mereka bersepakat menjadi AA atau BB atau mungkin mengambil pendapat C
semuanya dilakukan dengan musyawarah.. mereka berjalan dengan satu kata keputusan bersama.. tidak ada yang merasa dikalahkan atau terpaksa mengalah.

Keluarga mesra itu sederhana saja..
Kalo suami tanpa beban dpt bilng ke isteri “neng, pijitin dong, cape neh kerja seharian..”,

Sementara isteri di lain waktu juga tanpa beban dpt bilang ke suami “Bang, urutin dong, cape seharian beresin rumah..”..

One comment

Leave a Reply

*


+ 2 = ten