Puisi Rangga AADC

kulari ke hutan kemudian menyanyiku
kulari ke pantai kemudian teriakku
sepi… sepi.. dan sendiri aku benci
aku ingin bingar… aku mau di pasar
bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika kusendiri

pecahkan saja gelasnya biar ramai
biar mengaduh sampai gaduh
ada malaikat menyulam
jaring laba laba belang di tembok keraton putih

kenapa tak goyangkan saja loncengnya
biar terdera
atau aku harus lari ke hutan
belok ke pantai…

This entry was posted in puisi.

8 comments

  1. alfi says:

    Cinta,,,, a ga nemu2x pantai,,,apalagi hutan,,,,dmana2x adanya mall…..a teriak 2x d twiter aja yaa,,,,sama d
    kaskus,,,smoga ga d kasi bata

Leave a Reply

*


5 − = two